Penghasilan TAMBAHAN? ----- Memiliki USAHA SENDIRI? ----- Bahagiakan KELUARGA? ----- RUMAH /MOBIL baru? ----- Wisata ke LUAR NEGERI? ----- PENSIUN dengan tenang? ----- Bebas UANG dan WAKTU? ----- PENDIDIKAN anak? ----- Pengembangan diri? ----- Membantu orang lain?
animasi  bergerak gif
animasi  bergerak gif
WUJUDKAN IMPIAN, CITA-CITA & CINTA ANDA !!!
Tampilkan postingan dengan label diet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diet. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 April 2014

Rahasia Cantik dan Sehat Wanita Jepang

Jepang terkenal menjadi negara dengan penduduk yang memiliki umur panjang. Bahkan tak hanya itu, wanita Jepang diketahui memiliki postur tubuh yang ideal pula.

Ternyata seperti dilansir dari dailymail.co.uk, rahasia kesehatan orang Jepang berasal dari makanan yang mereka makan.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa gaya diet atau pola makan wanita Jepang didominasi oleh konsumsi ikan mentah dan teh hijau. Diet Jepang ini didominasi pula dengan makanan yang kaya akan biji-bijian dan sayuran. Selain itu diet ini menganjurkan wanita Jepang untuk mengonsumsi kalori sekitar 25% lebih sedikit dari konsumsi kalori lain pada umumnya. Para wanita Jepang juga makan tiga porsi ikan dalam seminggu.

Para peneliti pun menyimpulkan bahwa kebiasaan makan sehat ini mampu membawa banyak manfaat selain tubuh yang ramping. Manfaat tersebut adalah berkurangnya potensi penyakit demensia, kanker, dan gangguan kejiwaan lainnya. Selain itu, kebiasaan orang Jepang yang mengonsumsi teh hijau juga dianggap dapat meningkatkan fungsi kognitif otak dan menguatkan memori.

Penelitian ini pun seakan menjadi bukti bahwa makanan yang Anda makan dapat berpengaruh besar terhadap tingkat kesehatan tubuh Anda. Oleh karena itu jangan ragu untuk selalu mengonsumsi makanan sehat. Sebab efek positif yang ditimbulkan tidak hanya hari ini namun dapat berlangsung hingga di hari tua Anda. Sumber *

Selasa, 17 September 2013

Makanan Pelawan Alergi

Diet Tepat untuk Membantu Alergi Musiman

Jika Anda menderita alergi musiman, membuat beberapa perubahan dalam diet Anda dapat membantu meringankan gejala. Makanan tertentu dapat mencegah alergi dengan membatasi peradangan atau bertindak sebagai antihistamin alami. Selain itu, ada beberapa bukti bahwa mengikuti diet ala Mediterania dapat membantu mengatasi alergi.

Makanan yang Melawan Alergi

Penelitian menunjukkan bahwa zat-zat berikut ini dapat membantu melindungi terhadap alergi:

1) Karotenoid

Dalam sebuah studi tahun 2006 dari Gizi Kesehatan Masyarakat, ilmuwan menemukan bahwa alergi kurang umum di antara orang-orang dengan asupan tinggi karotenoid (kelas antioksidan yang meliputi beta-karoten, lutein dan lycopene ). Untuk meningkatkan asupan karotenoid Anda, melihat ke makanan ini:
  • wortel
  • sayuran hijau (seperti collard hijau, bayam dan kangkung)
  • tomat
  • semangka
  • paprika merah
2) Quercetin

Sebuah review penelitian yang dipublikasikan dalam Alternative Medicine Review tahun 2000 menunjukkan bahwa kuersetin dapat menghambat pelepasan histamin. (Suatu jenis kimia yang dilepaskan oleh sistem kekebalan tubuh saat terpapar alergen, histamines memicu gejala alergi seperti gatal-gatal, bersin, hidung meler dan mata berair.) Quercetin ditemukan dalam makanan berikut:
  • teh hitam
  • teh hijau
  • apel
  • bawang merah
  • berries
3) Bromelain

Dalam 2006 review penelitian dari THT dan Bedah Kepala dan Leher, peneliti juga menemukan bahwa bromelain (campuran enzim tersedia di beberapa tanaman) dapat meningkatkan beberapa gejala alergi musiman. Bromelain dapat ditemukan dalam nanas dan pepaya.
4) Asam Omega-3 Fatty

Asupan tinggi asam alfa-linolenat dan asam eicosapentaenoic (dua jenis omega-3 asam lemak) dapat meningkatkan pertahanan terhadap alergi, menurut sebuah studi di European Journal of Clinical Nutrition tahun 2005. Omega-3 muncul untuk melawan alergi dengan mengurangi peradangan (komponen kunci dari respon alergi).

Asam alfa-linolenat dapat ditemukan dalam biji ramidan kenari, sedangkan asam eicosapentaenoic tersedia dalam ikan berminyak seperti salmon, mackerel, tuna, dan ikan haring.
Alergi dan Diet Mediterania

Beberapa penelitian kecil menunjukkan bahwa mengikuti diet gaya Mediterania dapat menguntungkan orang-orang dengan alergi (terutama anak-anak). Untuk memberikan diet Anda yang bergaya Mediterania, meningkatkan asupan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, kacang-kacangan, lemak sehat (seperti yang ditemukan pada ikan dan minyak zaitun), bumbu dan rempah-rempah, dan membatasi konsumsi daging merah , susu, makanan olahan dan permen. Sumber *

Jumat, 24 Agustus 2012

Mitos Dan Fakta Seputar Kolesterol

Beli Rp 354.200,-
Anda perlu tahu fakta dan mitos yang muncul selama ini tentang kolesterol akibat salah informasi.

Mitos: Hindari daging, jeroan, santan, keju, kolesterol pasti normal.

Fakta: Belum tentu, 80 persen kolesterol darah dihasilkan tubuh. Bila metabolisme tubuh sudah buruk, dibutuhkan obat pengendali kolesterol.

Mitos: Kadar kolesterol tinggi tidak berbahaya, karena tidak bergejala.

Fakta: kolesterol tinggi berbahaya karena bisa mengubah dinding pembuluh darah, memicu PJK (penyakit jantung koroner) dan penyebab kematian (serangan jantung).

Mitos: Kolesterol tinggi hanya terjadi pada orang tua saja karena metabolismenya menurun.

Fakta: Tidak benar. Pembentukan plak pada dinding pembuluh darah juga dijumpai pada usia anak-anak, dan meningkat seiring bertambahnya usia.

Mitos: Dengan berolahraga, diet, dan kondisi bugar, berarti kadar kolesterol pasti membaik.

Fakta: Tidak benar, karena berat badan, kebiasaan merokok, riwayat kesehatan keluarga, usia dan jenis kelamin juga berpengaruh.

Mitos: Daging kambing mengandung lemak yang banyak dibanding daging sapi.

Fakta: Daging sapi lebih banyak lemak jenuhnya ketimbang daging kambing. Data dari Proceedings Nutrition Society of Australia, kandungan kolesterol daging kambing berkisar 5-39 mg/100 g, daging sapi: 42-78 mg/100 g dan babi 66- 98 mg/100 g.

Mitos: Saat dokter belum vonis apapun, Anda tidak perlu risau.

Fakta: Salah. Periksa kolesterol sesering mungkin untuk memastikan kadar kolesterol LDL (jahat), kolesterol HDL (baik), dan trigliserida.

Mitos: Orang gemuk punya kadar kolesterol lebih tinggi dari orang kurus.

Fakta: Belum tentu. Kadar kolesterol dipengaruhi berbagai faktor: jenis makanan, kecepatan tubuh memproduksi dan membuang LDL, tingkat kesehatan serta kebiasaan makan.

Beli Rp 476.100,-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...