Rabu, 17 Juli 2013
Rabu, 10 Juli 2013
Produk Tiens Untuk Bulan Puasa Ramadhan
Untuk menjaga kebugaran aktivitas anda di bulan puasa Ramadhan ini Anda bisa mencoba menkonsumsi produk-produk kesehatan Tiens yang alami dan aman untuk di konsumsi, yaitu :
Bagi Anda yang mengalami Gangguan pencernaan seperti maag, sembelit/ susah buang air, wasir/ ambeien, mual-mual dsb., Anda bisa mengkonsumsi Calcium I (diminum 1x boleh pada waktu sahur bagi yang aktivitasnya tinggi atau pada waktu buka bagi usia lanjut) di tambah dengan Double Celullose ( 3-4 tablets pada sahur dan buka, sebaiknya dikunyah).
Fungsi Calcium secara umum adalah sebagai penyeimbang tubuh, bukan hanya untuk fungsi yang berkaitan dengan tulang tetapi juga dibutuhkan pada proses metabolisme tubuh, transmisi syaraf, pengaturan detak jantung, kontraksi otot, membantu pembentukan energi, mengaktifkan sistem pertahanan tubuh dan lainnya.
Kalsium Tinggi Tianshi mudah diserap tubuh dan juga mengadung multi vitamin yang diperlukan tubuh.
Double Cellulose membantu kebutuhan tubuh akan serat. Mengadung serat yang larut dalam air (Polyglucosa) yang berfungsi membungkus kolesterol dan membuangnya, menstabilkan kadar gula darah, menimbulkan rasa kenyang dan membuat kotoran lebih licin dan lunak. Mengadung juga Serat yang tidak larut dalam air (Maizena) untuk memperkuat dan mempercepat gerakan usus, memperbesar volume kotoran sehingga memperlancar buang air besar, mencegah kanker usus. Sehingga akan membantu mengatasi keluhan-keluhan tersebut di atas.
Bagi anda yang mempunyai keluhan dengan stamina, cepat lelah, kurang berenergi, loyo, tidak konsentrasi dsb., Anda bisa mengkonsumsi Calcium I (diminum 1x / hari) dan Cordycep Mycellium capsules (2-3 capsul pada waktu sahur dan buka).
Calcium berfungsi seperti diatas, sedangkan Cordyceps mempunyai fungsi menekan rasa lelah secara alamiah, meningkatkan daya tahan sel tubuh terhadap proses oksidasi, meningkatkan daya tahan & kekebalan alami tubuh, memperbaiki metabolisme secara keseluruhan dan sebagainya.
Tidak Nafsu makan, sebaiknya Anda mengkonsumsi Calcium I (sda), Zinc (2-3 pada waktu sahur dan buka) dan Spirulina (6 capsules pada waktu sahur dan buka dengan air hangat).
Fungsi Zinc adalah katalisator reaksi biokimia tubuh, mengaktifkan berbagai enzim, turut pada persenyawaan protein dan meningkatkan metabolisme hormon yang pada akhirnya akan merangsang nafsu makan Anda. Kebutuhan Zinc untuk orang dewasa perhari adalah 10-20 mg yang biasanya kekurangan zat ini.
Bagi Anda yang mengalami Gangguan pencernaan seperti maag, sembelit/ susah buang air, wasir/ ambeien, mual-mual dsb., Anda bisa mengkonsumsi Calcium I (diminum 1x boleh pada waktu sahur bagi yang aktivitasnya tinggi atau pada waktu buka bagi usia lanjut) di tambah dengan Double Celullose ( 3-4 tablets pada sahur dan buka, sebaiknya dikunyah).
Fungsi Calcium secara umum adalah sebagai penyeimbang tubuh, bukan hanya untuk fungsi yang berkaitan dengan tulang tetapi juga dibutuhkan pada proses metabolisme tubuh, transmisi syaraf, pengaturan detak jantung, kontraksi otot, membantu pembentukan energi, mengaktifkan sistem pertahanan tubuh dan lainnya.
Kalsium Tinggi Tianshi mudah diserap tubuh dan juga mengadung multi vitamin yang diperlukan tubuh.
Double Cellulose membantu kebutuhan tubuh akan serat. Mengadung serat yang larut dalam air (Polyglucosa) yang berfungsi membungkus kolesterol dan membuangnya, menstabilkan kadar gula darah, menimbulkan rasa kenyang dan membuat kotoran lebih licin dan lunak. Mengadung juga Serat yang tidak larut dalam air (Maizena) untuk memperkuat dan mempercepat gerakan usus, memperbesar volume kotoran sehingga memperlancar buang air besar, mencegah kanker usus. Sehingga akan membantu mengatasi keluhan-keluhan tersebut di atas.
Bagi anda yang mempunyai keluhan dengan stamina, cepat lelah, kurang berenergi, loyo, tidak konsentrasi dsb., Anda bisa mengkonsumsi Calcium I (diminum 1x / hari) dan Cordycep Mycellium capsules (2-3 capsul pada waktu sahur dan buka).
Calcium berfungsi seperti diatas, sedangkan Cordyceps mempunyai fungsi menekan rasa lelah secara alamiah, meningkatkan daya tahan sel tubuh terhadap proses oksidasi, meningkatkan daya tahan & kekebalan alami tubuh, memperbaiki metabolisme secara keseluruhan dan sebagainya.
Tidak Nafsu makan, sebaiknya Anda mengkonsumsi Calcium I (sda), Zinc (2-3 pada waktu sahur dan buka) dan Spirulina (6 capsules pada waktu sahur dan buka dengan air hangat).
Fungsi Zinc adalah katalisator reaksi biokimia tubuh, mengaktifkan berbagai enzim, turut pada persenyawaan protein dan meningkatkan metabolisme hormon yang pada akhirnya akan merangsang nafsu makan Anda. Kebutuhan Zinc untuk orang dewasa perhari adalah 10-20 mg yang biasanya kekurangan zat ini.
Spirulina, kandungan Beta-karotennya (anti oksidan alami) 25 kali lebih kaya dari kandungan yang terdapat pada wortel untuk melawan sel kanker, virus dsb).
- Vitamin B12 dalam Spirulina 25 kali lipat dari yang terdapat pada hati sapi yang berfungsi untuk menambah energi, pertumbuhan, fungsi syaraf dan pembersihan internal.
- Vitamin E dalam Spirulina 3 kali lebih kaya dari pada gandum.
- Mengandung GLA untuk membantu menurunkan kolesterol dan darah tinggi.
- Zat besi dalam Spirulina 58 kali lebih kaya dari bayam dan mudah diserap.
- Protein dalam Spirulina 2 kali ari kacang kedelai dan 3 kali dari sapi, ikan atau telur.
Label:
Bulan,
Calcium I,
Cordyceps mycelium,
Double Cellulose,
kebigaran,
Muncord,
nafsu makan,
pencernaan,
produk,
puasa,
Ramadhan,
Spirulina,
Tiens,
Zinc
Jumat, 21 Juni 2013
Daftar Harga Produk Tiens Indonesia
| Kode | Nama Produk | Ukuran | PV/BV | Member | Konsumen |
| 000 | Starterkit | - | - | Rp 99.000 | - |
| 001 | Nutrient Calcium Powder | 10 sachet x 10 g | 149 | Rp 184.000 | Rp 188.000 |
| 002 | Shutang Calcium Powder | 10 sachet x 10 g | 184 | Rp 202.00 | Rp 232.000 |
| 003 | Calcium Powder for Children | 10 sachet x 10 g | 158 | Rp 174.000 | Rp 200.000 |
| 004 | Jiang Zhi Tea | 40 sachet x 1.5 g | 79 | Rp 87.000 | Rp 100.050 |
| 005 | Spirulina | 100 capsules x 0.25 g | 218 | Rp 240.000 | Rp 276.000 |
| 006 | Renuves | 150 capsules | 333 | Rp 366.000 | Rp 420.900 |
| 007 | Vitaline | 30 Softgel x 0.8 g | 202 | Rp 222.000 | Rp 255.300 |
| 009 | Zinc | 60 capsules | 88 | Rp 97.000 | Rp 111.550 |
| 010 | Chitin Chitosan | 100 capsules | 280 | Rp 308.000 | Rp 354.200 |
| 011 | Double Cellulose | 70 capsules | 166 | Rp 183.000 | Rp 210.450 |
| 012 | Calcium Chewable | 60 capsules | 158 | Rp 174.000 | Rp 200.100 |
| 013 | Muncord | 100 capsules | 306 | Rp 337.000 | Rp 387.550 |
| 014 | Grape Extract | 60 capsules | 376 | Rp 414.000 | Rp 476.100 |
| 060 | Diacont | 60 capsules | 255 | Rp 280.000 | Rp 322.000 |
| 097 | Ginseng Cafe | 20 saset | 27 | Rp 68.000 | Rp 78.000 |
| 100 | Glucosamin | 60 capsules | 104 | Rp 130.000 | Rp 149.500 |
| 101 | Nonitrend | 100 capsules | 96 | Rp 120.000 | Rp 138.000 |
| 564 | Airiz Sanitary Napkin (Day Use) | 10 pcs | 26 | Rp 36.000 | Rp 41.000 |
| 565 | Airiz Panty Liner | 30 pcs | 35 | Rp 48.000 | Rp 55.000 |
| 566 | Airiz Sanitary Napkin (Night Use) | 8 pcs | 26 | Rp 35.000 | Rp 40.000 |
| 501 | Hypotension Apparatus | 1 pcs | 600 | Rp 660.000 | Rp 759.000 |
| *** | |||||
| *** | |||||
| *** |
Rabu, 19 Juni 2013
Rabu, 29 Mei 2013
Konsumsi Suplemen Kalsium Tiap Hari Bikin Wanita Hidup Lebih Lama
Mengonsumsi suplemen kalsium hingga 1.000 miligram per hari bisa membantu wanita hidup lebih lama, ungkap penelitian terbaru. Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi suplemen kalsium setiap hari memiliki risiko kematian 22 persen lebih rendah dibanding wanita yang tidak mengonsumsi suplemen kalsium.
Penelitian tampaknya memberikan dukungan terhadap kebiasaan mengonsumsi suplemen kalsium setiap hari. Sebelumnya terdapat kekhawatiran bahwa terlalu banyak mengonsumsi kalsium bisa meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung.
Namun peneliti Kanada di balik penelitian ini menyarankan agar wanita mengonsumsi suplemen kalsium tambahan. David Goltzman, ketua peneliti dari McGill University di Montreal menjelaskan bahwa penelitian mereka menunjukkan kaitan suplemen kalsium dengan penurunan risiko kematian pada wanita.
"Manfaatnya terlihat pada wanita yang mengonsumsi sampai 1.000 miligram suplemen kalsium setiap hari," ungkap Goltzman, seperti dilansir oleh Daily Mail. Penelitian ini menganalisis dara dari 9.033 warga Kanada antara tahun 1995 sampai tahun 2007. selama periode tersebut 1.160 partisipan meninggal. Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi suplemen kalsium hidup lebih lama dibanding wanita yang tidak mengonsumsi suplemen kalsium. Namun efek yang sama tak ditemukan pada pria.
Selain itu, penelitian ini tampaknya tak menemukan manfaat dari mengonsumsi lebih dari 1.000 miligram kalsium setiap hari. Selain itu, penelitian juga tak menemukan bukti bahwa vitamin D memiliki kaitan dengan menurunnya risiko kematian.
Dr Goltzman menjelaskan bahwa konsumsi kalsium dalam jumlah tinggi berkaitan dengan usia yang lebih panjang pada wanita. Kalsium yang dimaksud tak hanya berasal dari suplemen, melainkan juga dari makanan lain seperti susu dan lainnya.
Penelitian tampaknya memberikan dukungan terhadap kebiasaan mengonsumsi suplemen kalsium setiap hari. Sebelumnya terdapat kekhawatiran bahwa terlalu banyak mengonsumsi kalsium bisa meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung.
Namun peneliti Kanada di balik penelitian ini menyarankan agar wanita mengonsumsi suplemen kalsium tambahan. David Goltzman, ketua peneliti dari McGill University di Montreal menjelaskan bahwa penelitian mereka menunjukkan kaitan suplemen kalsium dengan penurunan risiko kematian pada wanita.
"Manfaatnya terlihat pada wanita yang mengonsumsi sampai 1.000 miligram suplemen kalsium setiap hari," ungkap Goltzman, seperti dilansir oleh Daily Mail. Penelitian ini menganalisis dara dari 9.033 warga Kanada antara tahun 1995 sampai tahun 2007. selama periode tersebut 1.160 partisipan meninggal. Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi suplemen kalsium hidup lebih lama dibanding wanita yang tidak mengonsumsi suplemen kalsium. Namun efek yang sama tak ditemukan pada pria.
Selain itu, penelitian ini tampaknya tak menemukan manfaat dari mengonsumsi lebih dari 1.000 miligram kalsium setiap hari. Selain itu, penelitian juga tak menemukan bukti bahwa vitamin D memiliki kaitan dengan menurunnya risiko kematian.
Dr Goltzman menjelaskan bahwa konsumsi kalsium dalam jumlah tinggi berkaitan dengan usia yang lebih panjang pada wanita. Kalsium yang dimaksud tak hanya berasal dari suplemen, melainkan juga dari makanan lain seperti susu dan lainnya.
Label:
1.000 miligram per hari,
Daily Mail,
David Goltzman,
Hidup Lebih Lama,
kalsium,
konsumsi,
risiko kematian 22 persen lebih rendah,
suplemen,
susu,
Tiap Hari,
vitamin D,
Wanita
85 Persen Pasien Kanker dan Keluarga Bangkrut
Jakarta - Studi awal dari Fase II ASEAN Costs in Oncology menunjukkan, 85 persen pasien dan keluarga bangkrut karena menanggung biaya obat dan perawatan kanker. Ini indikasi kanker berpotensi membuat keluarga ekonomi menengah dan rendah menjadi semakin miskin.
”Jika di keluarga ada yang menderita kanker payudara, biaya perawatan bisa mencapai Rp 200 juta setahun. Maka, orang yang berpenghasilan Rp 10 juta per bulan bisa bangkrut,” kata Prof Hasbullah Thabrany dari Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan dan Analisa Kebijakan, Universitas Indonesia, pada peluncuran Fase II Studi ASEAN Costs in Oncology (Action), Jumat (16/12), di Jakarta.
Action adalah kajian multinasional tentang dampak sosial ekonomi kanker yang dilakukan oleh The George Institute, Sydney, difasilitasi oleh The ASEAN Foundation dan Roche Asia Pasifik. Studi dilakukan di delapan negara ASEAN, yaitu Malaysia, Kamboja, Indonesia, Laos, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Di Indonesia, studi akan dilaksanakan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, pada 2.400 pasien kanker dan keluarga.
Studi dimulai Januari 2012 di 12 rumah sakit, yaitu RS Dharmais, RS Cipto Mangunkusumo, RS Medistra, dan MRCCC (Jakarta); RS dr Hasan Sadikin (Bandung); RS dr Kariadi (Semarang); RS dr Sardjito (Yogyakarta); RS dr Sutomo dan Klinik Onkologi (Surabaya); RS Sanglah (Denpasar); RS dr Wahidin Sudirohusodo (Makassar); serta RS dr Adam Malik (Medan).
Masukan bagi pemerintah
Selama setahun pasien dan keluarga dipantau beban keuangannya, dari sisi perawatan ataupun biaya tidak langsung, seperti transportasi. Selain mengetahui besaran biaya untuk penderita kanker dan keluarganya selama perawatan, hasil studi bisa menjadi bahan pertimbangan pengambilan kebijakan dalam pengendalian kanker. Menurut Hasbullah, penelitian akan selesai tahun 2013, dan diharapkan menjadi masukan bagi kebijakan pemerintah terkait penerapan Sistem Jaminan Sosial Nasional tahun 2014.
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mendukung studi ini. Ia memaparkan, kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian global dengan angka 13 persen (7,4 juta) dari semua kematian per tahun. Sebanyak 70 persen kematian akibat kanker terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Menurut Riset Kesehatan Dasar 2007, prevalensi tumor 4,3 per 1.000 penduduk di Indonesia. Kanker penyebab kematian nomor tujuh setelah stroke, tuberkulosis, hipertensi, cedera, perinatal, dan diabetes. Menurut sistem informasi RS, jenis kanker tertinggi di RS seluruh Indonesia pada pasien rawat inap tahun 2008 adalah kanker payudara (18,4 persen), disusul kanker leher rahim (10,3 persen).
Di Indonesia, 70 persen kasus kanker ditemukan pada stadium lanjut. Akibatnya, angka bertahan hidup rendah dan menyerap anggaran besar. Data PT Askes, kanker menempati urutan keempat penyerapan biaya rawat jalan dan tindak lanjut pada 2010.
”Jika di keluarga ada yang menderita kanker payudara, biaya perawatan bisa mencapai Rp 200 juta setahun. Maka, orang yang berpenghasilan Rp 10 juta per bulan bisa bangkrut,” kata Prof Hasbullah Thabrany dari Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan dan Analisa Kebijakan, Universitas Indonesia, pada peluncuran Fase II Studi ASEAN Costs in Oncology (Action), Jumat (16/12), di Jakarta.
Action adalah kajian multinasional tentang dampak sosial ekonomi kanker yang dilakukan oleh The George Institute, Sydney, difasilitasi oleh The ASEAN Foundation dan Roche Asia Pasifik. Studi dilakukan di delapan negara ASEAN, yaitu Malaysia, Kamboja, Indonesia, Laos, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Di Indonesia, studi akan dilaksanakan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, pada 2.400 pasien kanker dan keluarga.
Studi dimulai Januari 2012 di 12 rumah sakit, yaitu RS Dharmais, RS Cipto Mangunkusumo, RS Medistra, dan MRCCC (Jakarta); RS dr Hasan Sadikin (Bandung); RS dr Kariadi (Semarang); RS dr Sardjito (Yogyakarta); RS dr Sutomo dan Klinik Onkologi (Surabaya); RS Sanglah (Denpasar); RS dr Wahidin Sudirohusodo (Makassar); serta RS dr Adam Malik (Medan).
Masukan bagi pemerintah
Selama setahun pasien dan keluarga dipantau beban keuangannya, dari sisi perawatan ataupun biaya tidak langsung, seperti transportasi. Selain mengetahui besaran biaya untuk penderita kanker dan keluarganya selama perawatan, hasil studi bisa menjadi bahan pertimbangan pengambilan kebijakan dalam pengendalian kanker. Menurut Hasbullah, penelitian akan selesai tahun 2013, dan diharapkan menjadi masukan bagi kebijakan pemerintah terkait penerapan Sistem Jaminan Sosial Nasional tahun 2014.
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mendukung studi ini. Ia memaparkan, kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian global dengan angka 13 persen (7,4 juta) dari semua kematian per tahun. Sebanyak 70 persen kematian akibat kanker terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Menurut Riset Kesehatan Dasar 2007, prevalensi tumor 4,3 per 1.000 penduduk di Indonesia. Kanker penyebab kematian nomor tujuh setelah stroke, tuberkulosis, hipertensi, cedera, perinatal, dan diabetes. Menurut sistem informasi RS, jenis kanker tertinggi di RS seluruh Indonesia pada pasien rawat inap tahun 2008 adalah kanker payudara (18,4 persen), disusul kanker leher rahim (10,3 persen).
Di Indonesia, 70 persen kasus kanker ditemukan pada stadium lanjut. Akibatnya, angka bertahan hidup rendah dan menyerap anggaran besar. Data PT Askes, kanker menempati urutan keempat penyerapan biaya rawat jalan dan tindak lanjut pada 2010.
Langganan:
Postingan (Atom)



